Manchester City 1-2 Real Madrid
Manchester City kembali menelan kekalahan melawan Real Madrid dengan skor 1-2 di Etihad Stadium dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA musim 2025/2026 yang digelar pada Rabu (18/3/2026).
Vinicius Junior cetak dua gol yang membuat Los Blancos lolos ke babak delapan besar kompetisi. Sementara The Citizens hanya mampu membalas lewat satu gol Erling Haaland.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan sejak kick-off dengan tempo permainan yang tinggi. Baru tiga menit berjalan, Thibaut Courtois sudah dipaksa bekerja keras untuk menepis tembakan jarak jauh Rayan Cherki yang mengarah ke gawang.
Tekanan dari Manchester City terus berlanjut dengan aliran bola cepat yang menyulitkan pertahanan lawan. Rodri dan Tijjani Reijnders sempat mendapatkan peluang dari dalam kotak penalti, namun barisan belakang Real Madrid masih mampu menjaga ketenangan dan menghalau ancaman.
Di tengah dominasi tersebut, Real Madrid justru hampir membuka keunggulan lebih dulu saat laga baru memasuki menit pertama. Federico Valverde menerima umpan terobosan yang menjanjikan, tetapi penyelesaian akhirnya kurang maksimal sehingga bola mudah diamankan Gianluigi Donnarumma.
Pertandingan mulai berubah arah pada menit ke-20 setelah terjadi insiden di dalam kotak penalti. Bernardo Silva dianggap melakukan handball di garis gawang saat mencoba menghentikan tembakan Vinicius Junior, yang berujung pada hadiah penalti sekaligus kartu merah.
Dua menit berselang, Vinicius yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang dan akurat. Tendangan penalti yang ia lepaskan mengarah ke sudut kanan bawah gawang dan membuat Real Madrid unggul 1-0.
Meski harus bermain dengan 10 orang, Manchester City tidak menyerah dan tetap menunjukkan semangat juang tinggi. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-41 ketika Jeremy Doku mengirim umpan matang yang disambut Erling Haaland dari jarak dekat untuk menyamakan skor menjadi 1-1 hingga turun minum, sementara Madrid masih unggul agregat 4-1.
Babak kedua
Manchester City kembali mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal babak kedua dengan intensitas yang tetap tinggi. Jeremy Doku menjadi motor serangan di sisi kiri dan beberapa kali merepotkan lini belakang Real Madrid, termasuk saat mengirim umpan berbahaya yang nyaris diselesaikan Erling Haaland pada menit ke-50.
Di bawah mistar gawang, Andriy Lunin yang masuk menggantikan Thibaut Courtois tampil cukup meyakinkan. Kiper asal Ukraina tersebut menunjukkan refleks cepat saat menggagalkan peluang Haaland dari jarak dekat, menjaga gawang Madrid tetap aman.
Meskipun bermain dengan 10 orang, Manchester City tidak mengendurkan tekanan dan terus berusaha mencari celah. Rayan Cherki sempat melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti pada menit ke-73, namun bola hanya melenceng tipis dari sasaran.
Real Madrid juga tidak tinggal diam dan sesekali melancarkan serangan balik berbahaya. Salah satu peluang datang melalui sundulan Aurelien Tchouameni pada menit ke-70, tetapi Gianluigi Donnarumma mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.
Memasuki menit-menit akhir, pertandingan berlangsung semakin terbuka dengan kedua tim saling menyerang. Real Madrid bahkan sempat mencetak gol melalui Federico Valverde setelah kerja sama apik dengan Vinicius Junior, namun dianulir karena posisi offside.
Gol penentu akhirnya tercipta pada masa tambahan waktu menit 90+3 melalui skema serangan yang rapi. Umpan silang akurat dari Tchouameni berhasil disambut Vinicius Junior dengan penyelesaian cepat di depan gawang, memastikan kemenangan 2-1 bagi Real Madrid sekaligus menutup laga dengan agregat meyakinkan 5-1 atas Manchester City.
Susunan Pemain
Manchester City (4-1-4-1): Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes (Antoine Semenyo 57′), Abdukodir Khusanov, Ruben Dias (Marc Guehi 46′), Rayan Ait-Nouri; Rodri (Nico Gonzales 74′); Rayan Cherki, Bernardo Silva, Tijjani Reijnders (Nathan Ake 46′), Jeremy Doku; Erling Haaland (Omar Marmoush 56′)
Manajer: Pep Guardiola
Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois (Andriy Lunin 46′); Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger, Dean Huijsen, Fran Garcia; Fede Valverde, Thiago Pitarch (Manuel Angel 74′), Aurelien Tchouameni; Arda Guler (Edouardo Camavinga 74′), Brahim Diaz (Kylian Mbappe 69′), Vinicius Junior
Pelatih: Alvaro Arbeloa
Statistik
Dalam pertandingan antara Manchester City dan Real Madrid, Manchester City tampil lebih agresif dengan mencatatkan 22 tembakan dibanding 14 milik Real Madrid, sementara tembakan tepat sasaran relatif berimbang yakni 8 berbanding 7. Meski demikian, penguasaan bola justru sedikit dikuasai Real Madrid dengan 53% dibanding 47% milik tuan rumah.
Dari segi distribusi permainan, Real Madrid juga unggul dalam jumlah operan dengan 504 dibanding 444 milik Manchester City, sementara akurasi operan kedua tim sama-sama tinggi di angka 92%. Hal ini menunjukkan kedua tim mampu menjaga kualitas umpan meski berada dalam tekanan pertandingan.
Dalam aspek pelanggaran, pertandingan berjalan cukup ketat dengan Real Madrid melakukan 7 pelanggaran dan City 6 pelanggaran. Untuk disiplin, Manchester City menerima 1 kartu kuning dan 1 kartu merah, sedangkan Madrid mendapatkan 2 kartu kuning tanpa kartu merah.
Statistik lainnya menunjukkan Manchester City tercatat 2 kali offside, sedikit lebih sedikit dibanding Real Madrid yang 3 kali terjebak offside. Sementara itu, dalam situasi bola mati, Manchester City unggul dalam jumlah tendangan sudut dengan 9 kesempatan berbanding 6 milik Real Madrid.
Man of The Match – Vinicius Junior

Vinicius Junior tampil sebagai pemain terbaik dalam laga antara Manchester City dan Real Madrid berkat kontribusinya yang sangat menentukan sepanjang pertandingan. Ia menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan lawan dengan pergerakan aktif dan konsisten selama 90 menit penuh.
Penyerang asal Brasil tersebut mencetak dua gol dari total tujuh tembakan yang dilepaskannya, dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Nilai expected goals yang mencapai 2,56 juga menunjukkan bahwa ia kerap berada di posisi yang sangat berbahaya untuk menciptakan peluang.
Selain tajam di depan gawang, Vinicius juga aktif terlibat dalam permainan dengan mencatatkan 43 sentuhan bola. Menariknya, 11 sentuhan terjadi di dalam kotak penalti, menandakan intensitas pergerakannya di area krusial lawan.
Walaupun sempat menyia-nyiakan beberapa peluang dan satu tembakannya mengenai tiang, kontribusinya tetap menjadi faktor pembeda dalam pertandingan. Dua gol yang dicetaknya tidak hanya memastikan kemenangan, tetapi juga mengantarkan Real Madrid melaju ke babak perempat final Liga Champions.
Catatan
Pertandingan di Etihad Stadium menampilkan performa gemilang dari kedua kiper, meski City mencatat 1,91 expected goals (xG) dari 22 tembakan dan Madrid unggul dengan 2,93 xG dari 14 tembakan. Kedua tim sama-sama menciptakan delapan peluang besar di leg kedua, menunjukkan intensitas tinggi sepanjang laga.
Manchester City berusaha keras untuk membalikkan keadaan, dengan kontribusi menonjol dari Erling Haaland dan Jeremy Doku. Haaland mencatatkan jumlah tembakan terbanyak bersama dengan lima tembakan tepat sasaran, sementara Doku unggul dalam dribel dengan tujuh kali dan menciptakan lima peluang, lebih banyak dari seluruh tim Madrid.
Meskipun demikian, Real Madrid kembali memastikan langkah mereka ke babak berikutnya dengan menyingkirkan City dari fase gugur Liga Champions untuk kelima kalinya, menyamai eliminasi sebelumnya pada musim 2015/2016, 2021/2022, 2023/2024, dan 2024/2025. Statistik ini menjadikan Madrid salah satu tim yang paling sering menyingkirkan City di babak knockout.
Hanya Bayern Munich yang tercatat lebih sering tersingkir oleh lawan dalam fase gugur kompetisi, yakni tujuh kali, menunjukkan dominasi beberapa klub top Eropa dalam menghadapi tim besar di tahap krusial. Hal ini menegaskan konsistensi Real Madrid sebagai tim yang sulit dikalahkan di ajang Liga Champions UEFA.
Pertandingan Berikutnya
Manchester City akan menghadapi Arsenal di Wembley Stadium dalam babak final Piala EFL yang digelar pada Minggu (22/3/2026). Di sisi lain, Real Madrid akan menjamu Atletico Madrid di Santiago Bernabeu dalam pekan ke-29 La Liga musim ini yang digelar pada 23 Maret 2026.
Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Liga Champions UEFA. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



