Mencari aksi seru lainnya?

SBOTOP memiliki banyak hal untuk Anda

Kunjungi www.sbotop.com
untuk melihat game menarik dan penawaran eksklusif

Untuk informasi lebih lanjut:
Email kami di [email protected]

KUNJUNGI SEKARANG

Skuad Garuda Dipermalukan The Golden Stars di Pakansari

Indonesia 0-3 Vietnam

Indonesia dipermalukan Vietnam dengan skor telak 0-3 di Stadion Pakansari dalam pertandingan fase grup ASEAN Championship 2026 yang digelar pada Senin (3/8/2026). Van Vi Nguyen, Hai Long Nguyen dan Nguyen Xuan Son membuat The Golden Stars memuncaki fase Grup A. Sedangkan skuad Garuda di posisi tiga dengan tanpa gol balasan.

 

Jalannya Pertandingan

Babak pertama

Vietnam langsung mengambil kendali permainan sejak peluit awal dibunyikan dengan menerapkan tekanan tinggi yang membuat Indonesia kesulitan mengembangkan serangan. Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit keenam ketika Nguyen Van Vi memanfaatkan kesalahan koordinasi di sisi kanan pertahanan Garuda untuk membawa timnya unggul 1-0.

Tertinggal lebih dahulu membuat Indonesia berusaha meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan secepat mungkin. Pada menit ke-11, Thom Haye hampir menciptakan peluang melalui aksi individu sebelum diblok pemain lawan, sementara tendangan Mitchell Baker masih mampu diamankan dengan baik oleh kiper Patrik Giang Le.

Masalah di sektor kanan pertahanan Indonesia kembali dimanfaatkan Vietnam untuk menciptakan ancaman berbahaya. Umpan panjang akurat dari Le Pham Thanh Long berhasil diterima Nguyen Hai Long yang lolos tanpa kawalan sebelum menaklukkan penjaga gawang melalui penyelesaian ke tiang dekat dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-15.

Memasuki pertengahan babak pertama, Indonesia mulai mampu mengurangi tekanan lawan dan perlahan menemukan pola permainan yang lebih rapi. Skuad Garuda tidak hanya membangun serangan melalui permainan terbuka, tetapi juga mencoba memanfaatkan situasi bola mati untuk membongkar pertahanan Vietnam yang tampil disiplin.

Upaya Indonesia terus meningkat menjelang berakhirnya babak pertama dengan aliran bola yang lebih lancar serta tekanan yang semakin intens ke area pertahanan Vietnam. Meski beberapa kali berhasil memasuki sepertiga akhir lapangan, setiap peluang yang tercipta masih dapat dipatahkan oleh lini belakang Vietnam yang bermain solid dan terorganisasi.

Peluang terbaik Indonesia hadir pada masa tambahan waktu babak pertama ketika Eliano Reijnders mengirim umpan matang ke kotak penalti. Mitchell Baker menyambut bola dengan sundulan keras, tetapi arah bola masih melenceng tipis di sisi gawang sehingga skor 2-0 untuk keunggulan Vietnam tetap bertahan hingga turun minum.

 

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Indonesia tampil dengan pendekatan yang lebih menyerang demi mengejar ketertinggalan yang sudah terjadi sejak paruh pertama pertandingan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke wilayah pertahanan Vietnam, tetapi organisasi permainan tim tamu tetap terjaga sehingga peluang bersih sulit tercipta.

Vietnam mampu mempertahankan kedisiplinan di setiap lini dengan menutup ruang gerak para pemain Indonesia. Pola bertahan yang rapi membuat setiap upaya membangun serangan dari Skuad Garuda kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya.

Melihat timnya membutuhkan perubahan, pelatih John Herdman melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-65. Jens Raven, Beckham Putra, dan Tim Geypens masuk menggantikan Ragnar Oratmangoen, Marc Klok, serta Dony Tri Pamungkas untuk menambah energi dan variasi permainan.

Pergantian tersebut sempat memberi warna baru pada permainan Indonesia, tetapi Vietnam justru kembali menunjukkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Pada menit ke-71, umpan matang Nguyen Hoang Duc berhasil diselesaikan Nguyen Xuan Son menjadi gol yang memperbesar keunggulan tim tamu menjadi 3-0.

Dalam kondisi tertinggal tiga gol, Indonesia tetap berusaha mencari gol hiburan dengan terus meningkatkan intensitas serangan hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Rizky Eka yang masuk pada menit ke-82 memberikan tambahan daya gedor di lini depan dan langsung terlibat dalam sejumlah skema penyerangan.

Peluang terbaik Indonesia pada penghujung laga hadir pada menit ke-88 ketika Rizky Eka berhasil menyambut umpan dengan sundulan ke arah gawang. Namun, kiper Patrik Giang Le kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting sehingga Vietnam menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0 atas Indonesia.

 

Susunan Pemain

Indonesia (3-4-2-1): Nadeo Arga Winata; Shayne Pattynama, Rizky Ridho, Jordi Amat; Dony Tri Pamungkas (Tim Geypens 65′), Ivar Jenner (Rayhan Hannan 90+2′), Marc Klok (Beckham Putra 65′), Thom Haye; Ragnar Oratmangoen (Jens Raven 65′), Mitchell Baker (Rizky Eka Pratama 82′), Eliano Reijnders

Pelatih: John Herdman

Vietnam (3-4-3): Patrik Le Giang; Nguyen Van Vi (Nguyen Nhat Minh 81′), Nguyen Thanh Chung, Bui Hoang Viet Anh (Doan Van Hau 81′), Pham Xuan Manh; Nguyen Hoang Duc (Nguyen Quang Hai 87′), Le Pham Thanh Long, Nguyen Hai Long (Do Hoang Hen 63′), Truong Tien Anh; Nguyen Dinh Bac, Nguyen Tai Loc (Nguyen Xuan Son 63′).

Pelatih: Kim Sang-sik

 

Statistik

Indonesia unggul dalam penguasaan bola dengan 58 persen berbanding 42 persen milik Vietnam, serta mencatat akurasi umpan 87 persen, lebih baik dari Vietnam yang membukukan 81 persen. Skuad Garuda juga melepaskan 11 tembakan dengan tiga mengarah ke gawang, sedangkan Vietnam mencatat 10 tembakan dengan enam tepat sasaran dan memiliki nilai expected goals (xG) lebih tinggi, yakni 1,03 dibanding 0,65 milik Indonesia.

Indonesia memperoleh tiga tendangan sudut, satu kali offside, melakukan 13 pelanggaran, serta menerima dua kartu kuning tanpa kartu merah. Vietnam membukukan dua tendangan sudut, dua kali offside, enam pelanggaran tanpa kartu, sementara kedua tim sama-sama mencatat tiga penyelamatan sepanjang pertandingan.

 

Catatan Pertandingan

Meski menguasai 58 persen penguasaan bola serta unggul dalam jumlah umpan akurat dan sepak pojok, Indonesia gagal mengubah dominasi permainan menjadi hasil positif. Skuad Garuda hanya mampu mencatat tiga tembakan tepat sasaran dari tujuh percobaan sehingga kesulitan membongkar pertahanan Vietnam.

Sebaliknya, Vietnam tampil lebih efektif dengan menghasilkan tiga gol dari enam tembakan tepat sasaran. Tim tamu memanfaatkan setiap peluang yang didapat, sementara lini belakang mereka mampu meredam tekanan Indonesia hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan 3-0.

Hasil tersebut menegaskan bahwa dominasi penguasaan bola tidak selalu berujung kemenangan. Indonesia perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir serta memperbaiki koordinasi pertahanan untuk menjaga peluang lolos ke semifinal ASEAN Championship 2026.

 

Pertandingan Berikutnya

Timnas Indonesia akan melawan Singapura di Jalan Besar Stadium untuk laga terakhir fase grup ASEAN Championship yang digelar pada Jumat (7/8/2026). Di sisi lain, Vietnam akan menjamu Kamboja dalam ajang dan waktu yang sama. Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di ASEAN Championship. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.

   

●●●

Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan

Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan

Ikuti kami di Facebook, X, Instagram dan Youtube

Chat Langsung