Newcastle United 1-1 Barcelona
Newcastle United dan Barcelona berakhir dengan skor 1-1 di St James Park’ dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA musim 2025/2026 yang digelar pada Rabu (11/3/2026).
Harvey Barnes mencetak gol lebih dulu untuk tim tuan rumah. Namun, tim tamu berhasil selamat dari kekalahan lewat gol Lamine Yamal.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Newcastle United membuka pertandingan dengan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Baru tiga menit berjalan, peluang berbahaya sudah tercipta lewat aksi Jacob Ramsey, namun barisan pertahanan Barcelona masih sigap menutup ruang tembaknya.
Tekanan dari tim tuan rumah tidak mengendur setelah peluang tersebut. Pada menit ke-10, Anthony Elanga mencoba peruntungannya melalui tembakan dari sisi kanan, tetapi kiper Joan Garcia masih mampu mengamankan bola meski sempat terlihat sedikit kurang sempurna dalam mengantisipasinya.
Memasuki pertengahan babak pertama, Barcelona mulai menemukan ritme permainan mereka. Sekitar menit ke-20, Raphinha mengirimkan umpan silang tajam ke area kotak penalti yang nyaris membuat Dan Burn mencetak gol bunuh diri andai bola tidak melintas tipis di samping gawang.
Anthony Elanga kembali merepotkan lini pertahanan Barcelona beberapa menit sebelumnya melalui percobaan lain. Pada menit ke-17, ia melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti, tetapi Joan Garcia tampil sigap dengan penyelamatan gemilang yang menjaga gawangnya tetap perawan.
Newcastle United terus menekan dan kembali mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-27. Elanga mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh yang disambut sundulan William Osula, namun bola hanya melayang dan jatuh di atas jaring gawang.
Pertandingan pun berlangsung dengan tempo cepat hingga mendekati akhir babak pertama. Walau kedua tim beberapa kali menciptakan percobaan berbahaya, tidak ada gol yang tercipta sehingga skor tetap 0-0 saat para pemain menuju ruang ganti.
Babak kedua
Babak kedua dimulai dengan tempo yang tetap cepat dan penuh intensitas. Newcastle United kembali mengandalkan serangan dari kedua sisi lapangan, sementara Barcelona mencoba menenangkan permainan lewat penguasaan bola yang lebih sabar.
Barcelona mendapatkan peluang emas pada menit ke-66 yang hampir mengubah jalannya pertandingan. Umpan silang akurat dari Raphinha berhasil disambut Robert Lewandowski, tetapi sepakan sang penyerang masih melintas tipis di sisi tiang gawang.
Newcastle United tidak tinggal diam dan terus mencari celah di pertahanan lawan. Pada menit ke-74, Harvey Barnes melepaskan tembakan keras yang menghantam mistar gawang sebelum Joelinton menyambar bola pantul dan memasukkannya ke gawang, namun gol itu dianulir karena posisi offside.
Pertahanan Barcelona akhirnya benar-benar ditembus menjelang akhir laga. Pada menit ke-86, Jacob Murphy mengirim umpan silang dari sisi kanan yang disambut Harvey Barnes dengan penyelesaian jarak dekat untuk membawa Newcastle unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Barcelona meningkatkan tekanan di menit-menit terakhir pertandingan. Upaya mereka membuahkan hasil saat memasuki masa tambahan waktu, ketika Dani Olmo dijatuhkan Malick Thiaw di dalam kotak penalti.
Wasit langsung menunjuk titik putih dan memberi kesempatan bagi Barcelona untuk menyamakan kedudukan. Lamine Yamal yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan tenang pada menit 90+6, menaklukkan Aaron Ramsdale dan memastikan laga berakhir imbang 1-1.
Susunan Pemain
Newcastle (4-3-3): Aaron Ramsdale; Kevin Trippier (Valentino Livramento 67′), Malick Thiaw, Dan Burn, Lewis Hall; Sandro Tonali, Jacob Ramsey, Joelinton; Anthony Elanga (Jacob Murphy 67′), Harvey Barnes (Joe Willock 90′), William Osula (Anthony Gordon 67′)
Manajer: Eddie Howe
Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia; Joao Cancelo, Ronald Araujo (Xavi Espart 88′), Pau Cubarsi, Gerard Martin; Pedri (Dani Olmo 70′), Marc Bernal (Marc Casado 73′); Lamine Yamal, Raphinha, Fermin Lopez (Ferran Torres 88′); Robert Lewandowski (Marcus Rashford 70′)
Pelatih: Hansi Flick
Statistik
Newcastle United tercatat lebih agresif dalam menyerang dengan 16 tembakan, sementara Barcelona hanya menghasilkan 9 percobaan sepanjang laga. Dari jumlah tersebut, Newcastle United mampu mencatatkan 4 tembakan tepat sasaran, sedangkan Barcelona hanya 2 yang benar-benar mengarah ke gawang. Meski demikian, Barcelona unggul dalam penguasaan bola dengan 54%, sementara Newcastle United memegang bola sebanyak 46%.
Dominasi Barcelona juga terlihat dari jumlah operan yang mereka lakukan selama pertandingan. Tim asal Catalan itu mencatat 327 operan, lebih banyak dibandingkan Newcastle United yang hanya membuat 265 operan. Menariknya, tingkat akurasi operan kedua tim tercatat sama persis yaitu 81%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Barcelona lebih banyak mengalirkan bola, efektivitas distribusi umpan kedua tim relatif seimbang.
Dalam hal pelanggaran, Newcastle United bermain sedikit lebih keras dengan melakukan 14 pelanggaran, sedangkan Barcelona hanya 9 kali melanggar. Situasi tersebut membuat Newcastle United menerima 2 kartu kuning, sementara Barcelona hanya mendapatkan 1 kartu kuning sepanjang pertandingan.
Untuk statistik lain, Newcastle United tercatat 6 kali terjebak offside, jauh lebih banyak dibandingkan Barcelona yang hanya sekali. Newcastle United juga unggul dalam jumlah tendangan sudut dengan 9 kesempatan, sedangkan Barcelona hanya memperoleh 4, sementara kedua tim sama-sama tidak menerima kartu merah.
Man of The Match – Harvey Barnes

Harvey Barnes tampil menonjol dalam pertandingan antara Newcastle United dan Barcelona dengan bermain selama 89 menit serta menjadi ancaman utama di lini serang timnya. Ia mencetak satu gol dari tiga percobaan tembakan, dengan dua di antaranya mengarah tepat ke gawang dan satu lainnya sempat mengenai tiang.
Nilai expected goals Barnes mencapai 0,69 yang menunjukkan bahwa peluang yang ia dapatkan cukup berkualitas sepanjang laga. Meski hanya mencatat 29 sentuhan bola, pergerakannya sangat efektif karena delapan kali berada dalam situasi berbahaya di dalam kotak penalti lawan.
Perannya lebih menonjol sebagai penyelesai peluang dibandingkan sebagai pengatur serangan. Efektivitasnya di depan gawang hampir membawa Newcastle United meraih kemenangan sebelum Barcelona menyamakan skor di penghujung pertandingan, sehingga penampilannya membuat ia terpilih sebagai man of the match oleh UEFA Technical Observer Group.
Catatan
Newcastle United sebenarnya sudah berada di ambang kemenangan setelah gol Harvey Barnes, tetapi mereka gagal menjaga keunggulan di menit-menit akhir. Tekanan Barcelona membuat lini belakang tuan rumah melakukan pelanggaran di kotak penalti yang akhirnya berujung gol penyeimbang dari Lamine Yamal.
Di sisi lain, Barcelona juga belum menunjukkan performa meyakinkan karena serangan mereka kerap tumpul, termasuk Robert Lewandowski yang nyaris tidak memberi ancaman berarti. Situasi ini diperparah oleh keputusan manajer Newcastle United, Eddie Howe, yang tidak menurunkan dua penyerang mahal, Nick Woltemade dan Yoane Wissa, sehingga memunculkan tanda tanya mengenai strategi tim.
Pertandingan Berikutnya
Newcastle United akan bertandang ke Stamford Bridge untuk melawan Chelsea dalam pekan ke-30 Premier League musim ini yang digelar pada Minggu (15/3/2026). Di sisi lain, Barcelona akan menjamu Sevilla di Spotify Camp Nou dalam pekan ke-28 La Liga musim ini yang digelar pada Minggu (15/3/2026). Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Liga Champions UEFA. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



